TEGAL BEST FORUM
Selamat datang Di Kab dan Kota Tegal

TEGAL BEST FORUM

ALAMAT : JL.JAJARSARI,DUKUHTURI,KAB.TEGAL
 
HomePORTALCalendarGalleryFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in

Share | 
 

 Nasihat Kepada Setiap Muslim yang Ikut Mengamankan Perayaan Natal

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Admin
Admin


Posts : 95
Points : 365
Reputation : 4
Join date : 2009-03-31
Age : 28
Location : Cikupa,tangerang

PostSubject: Nasihat Kepada Setiap Muslim yang Ikut Mengamankan Perayaan Natal   Sun Dec 19, 2010 4:51 pm


Oleh: Ust. Purnomo

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Perusakan
akidah yang dilancarkan musuh Islam sudah sedemikian hebat.
Istilah-istilah baru pun dimunculkan untuk membuat rancu pemahaman kaum
muslimin terhadap agamanya. Sehingga hak dan batil menjadi samar.
Pemahaman Islam menjadi kacau dengan munculnya penafsiran-penafsiran
modern terhadap dalil-dalil dan istilah syar’i. Dalilpun sering dipakai
bukan pada tempatnya.

Di
antara pemahaman Islam yang menjadi target utama serangan mereka adalah
wala’ dan bara’. Sehingga umat Islam salah dalam menempatkan kecintaan
dan kebenciannya. Kawan dianggap lawan dan harus diperangi. Sebaliknya
musuh dianggap teman yang harus dilindungi, dibela, dan dicintai.

Pada rublik Corner's Quote
(Sabtu, 18/12/2010) voa-islam.com menyoroti tentang sepak terjang
Banser Anshor dalam membela non Muslim dan sekte non Islam. Tapi di sisi
lain catatan konflik Banser dengan sesama muslim menjadikannya sangat
ironi.
Banser dan Pengamanan Natal

Pada
tahun ini, Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak akan
melibatkan Banser untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2011
di kawasan Tanjung Perak. (Sumber; Okezone.com/17 Desember 2010)

Sedangkan
di wilayah Kediri, rencananya Banser akan dilibatkan oleh Polres Kediri
Kota dalam pengamanan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2011, khususnya
akan di siagakan di tempat peribadatan umat kristiani. Bahkan menurut
Kapolres Kediri Kota AKBP Mulya Hasudungan Ritonga, jumlahnya cukup
fantastic yaitu sekitar ada sekitar 80 anggota. (Sumber:
beritaJatim.com/14 Desember 2010)

Pada
tahun lalu, Banser pun telah ikut serta dalam pelaksanaan pengamanan dan
penjagaan keamanan Natal dan tahun baru, khususnya di sekitar wilayah
Gereja. Jumlah personil Banser -menurut Kepala Satuan Koordinasi
Nasional (Kasatkornas), H Tatang Hidayat, 14 Desember 2009, lalu-, yang
diturunkan 500.000 anggota di seluruh Indonesia.

Menyoroti Keterlibatan Umat Muslim Dalam Pengamanan Perayaan Natal

Menurut
penjelasan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Yuda Gustawan, Jumat
(17/12/2010) dilibatkannya Banser dalam pengamanan Natal dan tahun baru
2011 untuk menjalin kerjasama dan kerukunan umat beragama.

Hal ini
serupa dengan yang diungkapkan Kepala Satuan Koordinasi Nasional
(Kasatkornas), H Tatang Hidayat pada tahun lalu, “Kita siap membantu
aparat kepolisian dalam mengamankan Natal dan Tahun Baru, karena ini
sudah menjadi tradisi Ansor menjaga kerukunan umat beragama,” katanya,
14 Desember 2009.

Tujuan
yang terlihat mulia dengan ikut serta mengamanakan perayaan hari raya
orang kafir dianggap sebagai akhlak mulia dan toleransi yang
diperintahkan Islam. Bahkan tidak sedikit yang menggolongkannya sebagai
bentuk tolong-menolong yang diperintahkan Al-Qur’an.

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

"Dan
tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan
jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.
" (QS. Al-Maidah: 2)

Padahal
ikut mengamankan perayaan Natal, bagi umat dan ormas Islam, seolah
memberikan pembenaran dan dukungan kepada perayaan tersebut. Sementara
bagi umat Kristiani, perayaan Natal
adalah hari raya untuk memperingati, merenungkan dan bersyukur atas
kelahiran Yesus ke dunia sebagai tuhan dan juruselamat penebus dosa. Itu
merupakan perayaan kekufuran dan kezaliman terbesar terhadap Allah.
Karenanya tolong-menolong di dalamnya adalah haram.

"Dan
mereka berkata: "Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak".
Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat
mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah,
dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah
mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil
(mempunyai) anak
." (QS. Maryam: 66-92)

Benar,
Allah tak pernah mengangkat seorang anak untuk-Nya. Karena hal itu
menunjukkan ada kakurangan dalam diri-Nya dan masih butuh pada
selain-Nya. Padahal Allah Maha Kaya dan Terpuji.

Ahlak Mulia yang disalahartikan

Sesungguhnyatoleransi
dan akhlak mulia maknanya bukan ikut-ikutan dan dukung-mendukung
terhadap pemeluk agama lain dalam kebatilan mereka, bekerjasama dan
berserikat dalam kebatilan tersebut. Khususnya jika kebatilan tersebut
adalah menyekutukan Allah. Dalam masalah ini, wajib berbara' (berlepas
diri) darinya dan tidak memberi wala' (loyalitas) kepada pelakunya. Hal
itu termasuk perintah Allah dan Sunnah para nabi-Nya.

Allah Ta'ala berfirman,

يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى
أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ
فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

"Wahai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi
dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah
pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu
mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk
golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang dzalim.
" (QS. Al Maidah: 51)

Ibnu Abi
Hatim telah meriwayatkan dari Muhammad bin Sirin, dia berkata: Abdullah
bin 'Utbah berkata, "Hendaknya salah seorang mereka berhati-hati agar
tidak menjadi Yahudi dan Nashrani tanpa disadarinya.” Ibnu Sirin
meyakini bahwa Abdullah bin ‘Utbah menghendaki dari makna ayat di atas.

Perayaan Natal Berkaitan Dengan Masalah Akidah

Sesungguhnya
perayaan-perayaan hari raya seperti Natal ini mengandung nilai
kekufuran. Yaitu menyandangkan sifat tuhan kepada Al-Masih Isa bin
Maryam, reinkarnasi, memberhalakan Isa, menganggapnya sebagai anak
Allah, ia mati disalib, dan keyakinan lainnya. Dan keyakinan tersebut
telah membuat murka Allah Ta’ala.

Sesungguhnya
ikut serta dalam perayaan batil tersebut, menfasilitasi atau
mengamankankannya menunjukkan kecocokan dan keridhaan terhadap perayaan
itu dan pengakuan akan kebenaran keyakinan mereka. Walaupun orang yang
ikut-ikutan merayakan hari raya tersebut meyakini berbeda aqidah dengan
mereka, tapi ia berada di atas bahaya besar akibat kejahilannya dalam
sikapnya tersebut. Karena keridlaan terhadap kekufuran adalah kekufuran
juga.
<blockquote>

Sesungguhnya
ikut serta dalam perayaan Natal, menfasilitasi atau mengamankankannya
menunjukkan kecocokan dan keridhaan terhadap perayaan itu dan
pengakuan akan kebenaran keyakinan mereka.

</blockquote>

Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh dalam al-Mathlab al Hamid fi Bayan Maqaasid al-Tauhid
menulis, “Ingkar wajib bersamaan dengan kemampuan. Sedangkan membenci
semata adalah selemah-lemah iman. Sedangkan ridla dengan kemungkaran dan
mengikuti kemungkaran tersebut merupakan kehancuran yang tidak ada
harapan keberuntungan bersamanya.”

Sesungguhnya
ikut menjaga tempat-tempat perayaan hari raya Natal berarti ikut
meramaikan dan memeriahkan tempat perayaan kekufuran. Dan itu
menunjukkan keridlaannya kepada acara tersebut. Padahal, seharusnya
seorang muslim meninggalkan tempat tersebut dan tidak ikut mendengarkan
atau memeriahkannya.

بَشِّرِ
الْمُنَافِقِينَ بِأَنَّ لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا الَّذِينَ يَتَّخِذُونَ
الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَيَبْتَغُونَ
عِنْدَهُمُ الْعِزَّةَ فَإِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَقَدْ نَزَّلَ
عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آَيَاتِ اللَّهِ
يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى
يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ
جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

"Kabarkanlah
kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang
pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi
teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah
mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua
kekuatan kepunyaan Allah. Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada
kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah
diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah
kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang
lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu
serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua
orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam.
" (QS. Al Nisa': 138-140)

Dalam tiga ayat di atas, Allah Subhanahu wa Ta'ala
melarang duduk-duduk di majelis yang di dalamnya terdapat penghinaan
dan pengingkaran terhadap ayat-ayat Allah. Dan di antara bentuk
kekufuran yang paling besar adalah ucapan orang Nashrani bahwa Allah
punya anak, dia mati, Dia satu dari tiga (trinitas), Maha suci dan
Mahatinggi Allah dari apa yang mereka tuduhkan kepada-Nya.

Kemudian
Allah mengabarkan bahwa orang yang mendengarkan celotehan dari
keyakinan-keyakinan batil ini, dia seperti mereka dan dihukumi sebagai
munafik dan kelak akan dihimpun pada hari kiamat bersama mereka, kita
berlindung kepada Allah dari kehinaan ini.
<blockquote>

Sesungguhnya
ikut menjaga tempat-tempat perayaan hari raya Natal berarti ikut
meramaikan dan memeriahkan tempat perayaan kekufuran. Dan itu
menunjukkan keridlaannya kepada acara tersebut.


Padahal, seharusnya seorang muslim meninggalkan tempat tersebut dan tidak ikut mendengarkan atau memeriahkannya.
</blockquote>

Harusnya Berlepas Diri Dari Kekufuran

Sesungguhnya
Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang yang menolong pelaku
kebatilan dalam melakukan aksinya. Dan kebatilan terbesar adalah kufur
kepada Allah dan menuduh Allah punya anak, Dia mati lalu hidup kembali.
Keyakinan-keyakinan ini adalah perkara yang sangat buruk dan jahat yang
membuat kulit dan bulu setiap mukmin bergidik, bahkan benda-benda
matipun tak terima dengan tuduhan tersebut.

"Dan
mereka berkata: 'Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak'.
Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat
mungkar. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah,
dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah
mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil
(mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali
akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.
" (QS. Maryam: 88-93)

Langit
dan bumi kaget dengan ucapan tersebut, bagaimana mungkin seorang muslim
yang mentauhidkan Allah bisa ikut serta, mendukung, dan bergembira
dengan perayaan-perayaan hari raya tersebut yang jelas-jelas menghina
Allah dengan terang-terangan. Keyakinan ini membatalkan peribadatan
kepada Allah, karena inilah Allah Ta'ala menyifati Ibadurrahman (Hamba-hamab Allah yang Mahapengasih) bersih dari semua itu:

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ

"Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu. . ." (QS. Al Furqaan: 72)

Makna al Zuur,
adalah hari raya dan hari besar kaum musyrikin sebagaimana yang
dikatakan Ibnu Abbas, Abul 'Aliyah, Ibnu sirin, dan ulama lainnya dari
kalangan sahabat dan tabi'in.

Karena
seorang muslim berada di atas kebenaran, yang lebih pas ia menyeru
mereka kepada kebenaran yang diyakininya. Jika tidak mampu berdakwah
maka janganlah mendukung kebatilan mereka. Tapi ia pergi menjauhinya
sebagai bentuk keingkarannya. Dan itu terkategori selemah-lemahnya iman.

Dilarang Ikut Berbahagia dan Memeriahkan Acara Batil

Allah
melarang menampakkan kebahagiaan pada saat hari besar mereka, walau
tidak ikut serta orang kafir dalam merayakannya. Dasarnya adalah hadits
Anas radliyallah 'anhu, berkata: "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tiba
di Madinah, mereka memiliki dua hari hari untuk bermain-main
(bersenang-senang) pada masa jahiliyah. Lalu beliau bersabda:
"Sesungguhnya Allah telah memberikan ganti untuk kalian yang lebih baik
dari keduanya, yaitu hari raya Idul Fitri dan hari raya korban."
(Dishahihkan oleh al Albani dalam Shahih al Jaami', no. 4460)

Dalam hadits 'Uqbah bin 'Aamir radliyallah 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Hari 'Arafah dan hari-hari Tasyriq adalah hari raya kita umat Islam,
hari-hari itu adalah hari untuk makan dan minum (bersenang-senang),"
(dishahihkan oleh Al Albani).

Sesungguhnya
hari raya merupakan syi’ar zahir bagi setiap ajaran atau agama
tertentu. Natal dan tahun baru, merupakan syi’ar agama Nasrani
(Kristen). Karenanya dilarang ikut serta mendukung dan menfasilitasi
perayaan hari raya Natal orang kafir Nasrani. Apa lagi di dalamnya
dikumandangkan kekufuran penghinaan terhadap Allah Ta’ala. Sesungguhnya
dosa ini sangat berat.
<blockquote>

Sesungguhnya
hari raya merupakan syi’ar zahir bagi setiap ajaran atau agama
tertentu. Natal dan tahun baru, merupakan syi’ar agama Nasrani
(Kristen). Karenanya dilarang ikut serta mendukung dan menfasilitasi
perayaan hari raya Natal orang kafir Nasrani.

</blockquote>

Namun
hal ini tentu sangat berbeda bagi orang yang ikut mengamankan dan
melancarkan jalannya acara Natalan. Di sana dia bersuka cita, bahkan
boleh jadi makan dan minum di tempat tersebut dengan jamuan dari pihak
Gereja. Semua ini bertentangan dengan tuntunan akidah Islam. Wal’iyaz
Billah.. [PurWD/voa-islam.com]

Promosikan produk anda voa-islam.com hanya Rp 10.000/hari atau Rp 250.000/bulan

Share this post..












Kirim Tulisan ini ke kawanmu


Email Kawan


Emailmu


Namamu


Pesan


















relatednews




  • Kajian Ilmiah: Mantan Pendeta Mengungkap Kebenaran Islam & Membongkar Kebatilan Kristen
  • Bahagianya Mencintai Bahagia
  • Inggris: Palang Merah Larang Perayaan Natal
  • Prancis Kembali Kehilangan Perwiranya Dalam Pertempuran di Afghan
  • UNHCR: Sejak Penyerangan Gereja di Bagdad, Ribuan Pemeluk Kristen Irak Kabur






latestnews




  • Balasan Allah Bagi Para Pembuat Tuhan Tandingan
  • Hukum Menghadiri Penyelenggaraan Jenazah Orang Kafir
  • Hukum Mendatangi dan Memanfaatkan Jasa Paranormal
  • Mengingatkan Bahaya Paranormal dan Kesyirikan-Nya
  • Hukum Menyebut Nama Nabi Tanpa Menyertakan Shalawat dan Salam?
  • Haram Menghormat dan Mengagungkan Barack Obama
  • Sebab-sebab Su'ul Khatimah
  • Urgensi Kalimat Tauhid dan Syarat-syaratnya


News Index »










* Info pasang promo



Buku Baru: Visi Politik Gerakan Jihad



Jihad merupakan aktifitas politik, lantas bagaimana sebuah gerakan jihad itu harus berpolitik? Temukan jawabannya di buku ini.



Grosir Busana Muslim



Grosir dan Eceran Termurah!
Gamis mulai Rp 38.000. Mukena mulai Rp 29.000. Kunjungi sekarang juga.
http://busanatanahabang.com



Cerpen "Cahaya Ilahi Dari Gaza Untuk Insan Atheis"



Cerpen Inspiratif. Memuat Kisah-kisah
Dakwah Menggugah Hati, Menyentuh Emosi, Menebar Motivasi. Setting cerita
lintas negara: Indonesia, Hong Kong, Palestina, Pakistan dan
Afghanistan.



Bikin Kaos Online



Bikin Kaos Ga Perlu Repot Satuan / Ribuan ?? Order aja ke sini



Sudahkah Hari Ini Anda Mencoba dan Merasakan 1000 Manfaat
MUTIA VCO Untuk Kesehatan Anda ?




MUTIA VCO spesialis : Herpes, Hepatitis, CMV, DM, Jantung Koroner
http://mutiavco.com/


















videonews




Cristian Gonzales Bangun Masjid





  1. Fatwa Ulama tentang Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyah
  2. Reklame 'Mesum' Ayah dan Bunda Yesus Ramaikan Natal
  3. Inilah Argumen Ngawur 'Ratu Sepilis' Musdah Mulia Soal Jilbab
  4. Kuis Natal Berhadiah Mobil BMW
  5. Memalukan!! Densus 88 Maling Uang dan Ponsel dari Lemari Istri Abu Tholut
  6. Kontroversi Natal: Kebohongan Sinterklas, Sosok Pemalas
  7. Lagu Qasidah Natal Jangan Disangka Nasyid Islam





























Search Articles








Home | About Us | Advertisement | Be Our Partner | Kirim Naskah



KONTAK REDAKSI: Telp: 021-2640.1004, sms: 0817.702050 - 0812.1980.8500, email: redaksi@voa-islam.com.
Kami membuka peluang dakwah bil-qalam. Naskah berita, artikel dan opini yang sesuai dengan misi dan visi
voa-islam.com akan dipublikasikan non komersial, semoga menjadi amal shalih.




voa-islam.com






Seluruh materi di situs voa-islam.com boleh dicopy, diperbanyak dan disebarluaskan untuk dakwah, dengan syarat mencantumkan sumbernya (www.voa-islam.com)




.footer { margin-bottom: 30px; }div > div#btm_banner { bottom: 0pt; position: fixed; width: 100%; left: 0pt; }








Back to top Go down
View user profile http://tangerang-mig33.forumotion.net
 
Nasihat Kepada Setiap Muslim yang Ikut Mengamankan Perayaan Natal
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» MILLION MUSLIM MARCH ON WASHINGTON ON 9/11 ANNIVERSARY !
» Yang Wenli vs Universal
» Yes, as a Muslim you do feel marginalised: Gul Khan
» Yang Zing (Cosmic Dragons) Arrived to TCG!
» "The Hindu Muslim Sikh issai funda by Karan Bhaiya"-Neha aka Najma posted this pic

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
TEGAL BEST FORUM :: TEGAL BAHARI :: BERANDA INFO UTAMA-
Jump to: